Tak ada seorang pun suami yang mau mengalami gangguan fungsi sexual, diantaranya EJAKULASI DINI dan DISFUNGSI EREKSI. jika kejadiannya satu atau dua kali masih tahap wajar, pasangan pun (istri) masih bisa memakluminya. Namun, suami yang sering mengalami EJAKULASI DINI cenderung merasa gagal dan yang paling mengkhawatirkan bila sudah merasa depresi.
MEREKA cenderung menghindari hubungan suami istri dan menjaga jarak. Jika hal ini tidak di atasi dengan cepat, resiko impotensi bisa terjadi bahkan menurut survey menshealth.com, sekitar 10 persen perempuan (istri) memutusjan hubungan (cerai) karena pasangannya (suami) mengalami EJAKUKASI DINI.
EJAKULASI DINI bisa terjadi karena faktor psikologi, depresi, stres, kurang percaya diri, atau adanya konflik emosional dengan pasangan. Jika di biarkan kondisi ini bisa menimbulkan masalah hubungan suami istri karena ketidakpuasan dari pihak istri.
No comments:
Post a Comment