Pekerjaan kantor tidak beres, maunya marah-marah terus adalah kondisi Doni akhir-akhir ini akibat dari masalah 'ranjang' yang dialaminya. Doni merasa sedih karena tidak mampu memuaskan
Pekerjaan kantor tidak beres,
maunya marah-marah terus adalah kondisi Doni akhir-akhir ini akibat
dari masalah ‘ranjang’ yang dialaminya. Doni merasa sedih karena tidak
mampu memuaskan sang istri akibat dari masalah Mr.P yang hanya dalam
beberapa kali ‘gesek’ dan sang sperma dengan lancarnya keluar. Dulu Doni
mampu melakukan penetrasi dan ejakulasi dalam waktu yang cukup lama.
Namun entah kenapa sekarang rasanya sulit sekali ‘menahannya’ agar
tidak keluar. Ejakulasi dini dalam taraf ringan banyak dialami oleh
teman, keluarga, atau suami kita sendiri.
Ejakulasi Dini (ED) adalah suatu
kondisi ketidakmampuan mengontrol ejakulasi sehingga terjadi dalam
waktu yang singkat dengan rangsangan minimal, dan terjadi sebelum kedua
pasangan tersebut menginginkannya. Hal ini menghindari spesifikasi
waktu lamanya ejakulasi dan terjadinya orgasme karena hal tersebut
sangat subjektif dan tergantung masing-masing individu.
Ejakulasi dini yang hanya terjadi sekali-sekali
bukanlah suatu masalah yang patut diwaspadai. Ejakulasi prematur normal
dialami bagi mereka yang baru berhubungan seksual pertama kali. Hal
ini juga normal bagi pria yang sudah lama tidak ejakulasi. Kehilangan
kontrol sekali-sekali bukan berarti bahwa pria tersebut memiliki
masalah seksual.
Seorang pria dikatakan menderita ejakulasi dini
apabila lebih dari 50% aktivitas seksual yang dilakukannya diikuti
dengan ejakulasi sebelum waktunya (sesuai definisi di atas). ED banyak
terjadi pada pria muda berusia 18-30 tahun namun juga dapat terjadi
sekunder pada pria usia 45-65 tahun.
Ejakulasi dini merupakan masalah seksual yang
dialami oleh sekitar 30 – 40% pria atau dalam kata lain 1 dari 3 pria
mengalami ejakulasi dini. Hal ini ditandai dengan tidak adanya kontrol
terhadap ejakulasi yang terjadi. Ejakulasi dini adalah gangguan seksual
yang umum terjadi pada pria di bawah usia 40 tahun namun dapat diatasi
dengan pengobatan.
Sayangnya banyak pria merasa malu untuk berbicara ke
dokter mengenai kondisi mereka atau tidak mau mencari pengobatan
karena merasa tidak ada obat untuk masalah yang mereka alami. Padahal,
hubungan seksual yang tidak sesuai dengan keinginan merupakan masalah
yang dapat mengganggu keharmonisan rumah tangga.
Ejakulasi dini sendiri dapat membuat pasangan
menjadi tidak bahagia dan frustasi. Hal ini juga akan mengganggu
kepercayaan diri seorang pria. Pada kasus berat, ejakulasi dini dapat
mengganggu pernikahan.
No comments:
Post a Comment